Pilar Solidaritas Institusional
Pilar ketiga Friendship.
Prinsip inti
Komitmen pertemanan bersifat institusional (antar-paroki), sehingga risiko finansial tidak dibebankan kepada penerima manfaat (anak asuh).
Apa artinya
Ketika dua paroki berkesepakatan Friendship, yang berkomitmen adalah institusi — DPH Paroki Donor dan DPH Paroki Penerima, difasilitasi Tim ASAK KAJ. Bukan individu-individu.
Bila terjadi masalah (donor mundur, krisis ekonomi paroki donor, kegagalan transfer), yang menanggung adalah institusi — Paroki Donor tetap wajib membayar sesuai komitmen.
Contoh konkret
Paroki A (donor) dan Paroki B (penerima) sepakat 20 anak dengan bulan. Bulan Mei:
- 3 Penyantun Paroki A gagal setor (misal: pindah paroki, sakit, PHK).
- Total setoran penyantun cuma Rp 32 juta.
Pertanyaan: apakah transfer ke Paroki B dikurangi jadi Rp 32 juta?
Jawaban: TIDAK. Paroki A tetap kirim Rp 40 juta. Selisih Rp 8 juta diambil dari Fund Pool cadangan internal Paroki A (misalnya Safety Net Fund, Dana Papa Paroki, dst).
Lihat Mitigasi Defisit Donatur untuk protokol detail.
Kenapa prinsip ini penting
- Hak pendidikan anak tetap terlindungi. Anak tidak tiba-tiba kehilangan bantuan karena “pak penyantun lagi susah”.
- Friendship jadi kontrak serius, bukan niat baik. Paroki donor masuk Friendship tahu konsekuensinya — ada kewajiban bayar di depan, cadangan wajib disiapkan.
- Mendorong paroki donor jadi paroki yang sehat finansial. Tidak akan masuk Friendship kalau SNF-nya belum cukup.
- Belarasa yang dewasa. Cinta tidak berhenti saat keadaan susah — “Hanya memberi, tak harap kembali”.
Anak ASAK tetap tidak tahu
Sejalan dengan praktik ASAK: Anak ASAK tidak mengetahui siapa penyantunnya, juga tidak perlu tahu apakah bantuannya berasal dari paroki sendiri atau dari paroki lain via Friendship. Bantuan tetap atas nama paroki asalnya (paroki penerima).
Hubungan dengan pilar lain
- Dengan Pilar Sentralitas Paroki: paroki penerima tetap yang disbursement ke anak; masalah internal institusional diselesaikan antar-paroki.
- Dengan Pilar Prinsip Ember: karena fund pool, risiko terdistribusi di level institusi, bukan individu.