Account Manager (AM)

Aktor baru di Sistem V3 yang menangani relasi operasional antara Tim ASAK Paroki dengan Foster atau Donor. Belum eksplisit di draft Buku Pedoman lama; muncul dalam skema penamaan Chart Form dan Report V3.

Dua varian AM

  • AMF — Account Manager Foster. Pengurus yang ditunjuk menangani seorang (atau beberapa) Anak ASAK: memantau progress akademik, kondisi keluarga, komunikasi rutin, verifikasi tagihan pendidikan.
  • AMD — Account Manager Donor. Pengurus yang ditunjuk menangani seorang (atau beberapa) Penyantun: komunikasi rutin, laporan rapor anak ke penyantun, memastikan retensi.

Relasi ke struktur paroki

Di Tim ASAK Paroki:

  • Bidang Anak ASAK biasanya memegang peran AMF — setiap anggota bidang jadi AM untuk beberapa Anak ASAK.
  • Bidang Penyantun biasanya memegang peran AMD.

Sistem V3 memformalisasi peran ini dengan kode (AMF, AMD) dan dokumen khusus untuk AM:

  • LMF1–5 — Letter Manager Foster (Confirmation Yes/No/Stop/Kwitansi/Graduation versi internal).
  • LMD1–5 — Letter Manager Donor (serupa, sisi Donor).

Kenapa AM ada di V3

  • Akuntabilitas relasi. Setiap Foster/Donor punya “pemilik” relasi — siapa yang ngehubungi, siapa yang follow-up.
  • Internal workflow. LM* letters adalah dokumen kerja internal (konfirmasi dari AM), berbeda dengan LF* / LD* yang dilihat user external (Foster/Donor).
  • Skalabilitas. Kalau paroki punya banyak Anak ASAK & Penyantun, AM memastikan tidak ada yang tidak terpantau.

Workflow umum

AMF bulanan:

  1. Cek status Foster di sistem (registrasi, rapor, kondisi keluarga).
  2. Konfirmasi tagihan sekolah / cost plan untuk Transfer Out.
  3. Update laporan berkala → feed ke AMD untuk diteruskan ke Donor.
  4. Eskalasi ke Ketua Tim bila ada masalah (drop-out, pindah sekolah, dll).

AMD bulanan:

  1. Cek status Donor (komitmen, pembayaran).
  2. Kirim laporan perkembangan anak ke Donor-nya (lewat LMD1–5 → forward ke LD*).
  3. Follow-up Donor yang telat setor atau mau mundur.
  4. Jaga retensi & komunikasi hangat.

Lihat juga