Koordinator ASAK Dekenat
Disebut juga Kordek ASAK. Pengurus di tingkat dekenat (beberapa paroki dalam satu wilayah) yang sifatnya koordinatif, bukan operasional.
Ciri penting
- Bukan atasan Ketua Tim ASAK Paroki. Fungsi horizontal, bukan hirarkis.
- Tidak punya anggaran tahunan. Pendanaan kegiatan bersifat ad-hoc dari setoran paroki-paroki di dekenatnya.
- Dipilih bersama para Ketua Tim ASAK Paroki di dekenatnya, didampingi Tim ASAK KAJ pendamping dekenat.
- Masa jabatan 3 tahun, max 2 periode.
Tugas
- Koordinasi kegiatan bersama antar-paroki di dekenat (mis: pelatihan pembinaan gabungan, panitia Edu Fair).
- Bersama Ketua Tim Paroki mencari Romo Pendamping ASAK Dekenat via Romo Deken.
- Bersama Tim ASAK KAJ Bidang Alumni + PAA KAJ, dapat membentuk PAA Dekenat — lihat Paguyuban Alumni ASAK.
Relevansi untuk Friendship
Dekenat sering jadi ruang pencocokan awal Paroki Donor ↔ Paroki Penerima — paroki yang berbagi wilayah dekenat lebih mudah saling kenal konteksnya. Tapi PKS Friendship resmi tetap dibikin paroki-ke-paroki, dengan saksi Tim ASAK KAJ — bukan Kordek.
Daftar Kordek per Februari 2026
Per snapshot Daftar Ketua ASAK Paroki:
| Dekenat | Kordek |
|---|---|
| Jakarta Barat I | Triesje |
| Jakarta Barat II | Manuel Irwanputera (Ketua Paroki Kedoya) |
| Tangerang I | Magdalena |
| Tangerang II | Jefry N Dengah (Ketua Paroki Alam Sutera) |
| Pusat Selatan | Etty |
| Utara | Agnes |
| Timur | Diyan |
| Bekasi | Philippus Budi Utomo (Ketua Paroki Bekasi Utara) |
Pola umum: Kordek diambil dari Ketua aktif di salah satu paroki dekenatnya — wajar karena fungsi koordinatif, bukan struktural.
Baca lanjut
- Struktur Organisasi ASAK
- Tim ASAK Paroki
- Daftar Ketua ASAK Paroki — daftar Ketua tiap paroki per dekenat