DIA Hadir (2014)
Buku bunga rampai testimoni yang merangkum perjalanan ASAK dari 2007 (Paroki Bojong Indah) sampai 2014 (32 paroki, 2.910 anak santun, 2.187 penyantun). Diterbitkan Komisi PSE KAJ. Salah satu sumber spiritualitas ASAK paling padat — banyak frame yang masih dipakai pengurus hari ini lahir di sini.
Sumber: Docs/Legacy Documents/e-Book 001 - DIA Hadir.pdf (194 hal., 2014).
Struktur isi
Buku berisi 47 tulisan dari berbagai kontributor (mahasiswa, eksekutif, pengusaha, ibu rumah tangga, dosen, karyawan, guru, suster, tokoh masyarakat, Romo) yang dikelompokkan dalam 6 bagian + jendela depan-belakang:
| Bagian | Tema | Contoh tulisan |
|---|---|---|
| Jendela Depan | Pengantar, spiritualitas, tunduk dan taat | ”Spiritualitas gerakan ASAK” oleh Mgr Ignatius Suharyo; “Tunduk dan Taat” oleh Pak Yanto Wibisono |
| 1. Menyambung Harapan | Para pelaku & pejuang awal | ”Kita telah menjadi pelaku”, “Berbagi sampai ke Papua” |
| 2. Dipilih untuk Melayani | Panggilan pengurus | ”Tuhan, saya tidak mampu berjalan sendiri”; “Senyum Tuhan Cukup Buatku” oleh Dominica Wiwik Kriswianti |
| 3. Gerakan Belarasa | Refleksi sosial | ”Apa yang harus kita lakukan agar lingkungan hidup kita menjadi semakin manusiawi” |
| 4. Kerelaan hati anda | Cerita penyantun | ”Tunjuk satu bintang”, “Koin cinta untuk GOTA MKK” |
| 5. Ajaib Tuhan | Cerita anak santun | ”Belajar sampai ke negeri Tiongkok”, “Bagi Tuhan tiada yang mustahil” |
| 6. Doa dan Harapan | Refleksi & masa depan | ”ASAK lintas paroki”, “Mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ASAK” |
| Jendela Belakang | Tentang ASAK, Filosofi pohon palma, Rekam peristiwa | Inspirasi Romo Josep Sutanto |
Frame-frame yang lahir di sini & masih hidup
1. Filosofi Pohon Palma (oleh Romo Josep Sutanto). Pohon palma yang akarnya menjalar diam-diam berbulan-bulan sebelum tunasnya tampak — gambaran ASAK sebagai gerakan yang tidak boleh dinilai keberhasilannya jangka pendek.
2. Spiritualitas Tunduk dan Taat. Tulisan Justinus Yanto Jayadi Wibisono di Jendela Depan — “Kami tidak pernah bermimpi hanya dengan tunduk dan taat… ribuan orang bisa berbagi kasih, ribuan anak terbantu.” Frame ini menjadi salah satu ASAK Values.
3. ASAK sebagai gerakan Roh Kudus — Mgr Suharyo & Romo Josep menegaskan ASAK bukan inisiatif manusia tapi gerakan Roh. Frame ini diteruskan di Buku Pedoman 2018, di slide induksi 2026, dan tetap eksplisit di nilai “Tunduk dan Taat”.
4. Karitatif sekaligus Pemberdayaan Jangka Panjang. Mgr Suharyo: “Gerakan ASAK adalah gerakan karitatif sekaligus pemberdayaan jangka panjang… memberdayakan seorang anak untuk bisa mandiri sampai bisa makin mencintai keluarga dan melayani sesamanya.” — sudah mengandung benih Pembinaan dan “Buah-Buah ASAK”.
5. ASAK lintas paroki. Bagian 6 sudah menyebut frasa ini — embrio yang kelak menjadi Friendship.
Kutipan kunci
“Kita percaya jika yang kita bagikan adalah harta yang mengalir dari hati, sumber itu tak akan pernah kering kita timba.” — Romo Albertus Hendaryono
“Ketika melihat dan diam, tidak berbuat, kita baru jadi pendengar. Ketika melihat dan berbuat, bahkan terlibat, kita telah menjadi Pelaku. Ayo Sekolah mengajak anda bukan hanya melihat, tapi berbuat.” — Ester Sulisetiowati
“Kalau kita ingin membentuk para anak santun menjadi orang yang penuh cinta dan suka melayani, mari kita lanjutkan gerakan ASAK dengan memberi contoh… Itulah artinya digerakkan oleh Roh Kudus.” — Mgr Ignatius Suharyo
Statistik per Mei 2014 (snapshot historis)
| Metrik | Mei 2014 | Saat ini (2025/2026) |
|---|---|---|
| Paroki aktif | 32 dari 63 | ~63+ paroki KAJ |
| Anak santun (TK–SMA) | 2.665 | ~6.000+ |
| Anak santun (PT) | 233 | ratusan |
| Anak santun (Seminari) | 12 | ~50 |
| Penyantun | 2.187 | ribuan |
| Pengurus paroki (estimasi) | 480 | ~750 |
Pertumbuhan 2× lipat dalam ~12 tahun. Sumber 2026 dari materi Induksi April 2026.
Mengapa berguna untuk pengurus baru
- Lebih ringan dari Buku Pedoman — bisa dibaca sambil santai.
- Memori personal, bukan SOP — membuat nilai jadi konkret.
- Menjelaskan “kenapa” sebelum SOP menjelaskan “bagaimana”.
Untuk fasilitator induksi, adegan-adegan dari buku ini cocok jadi opening sesi (mis. “Filosofi Pohon Palma” di Modul Tata Kelola, “tunduk dan taat” di Modul Puzzle Cinta Kasih).
Lihat juga
- Pendiri ASAK · Bu Wiwik — dua kontributor utama buku ini (Pak Yanto & Bu Wiwik)
- Legacy Documents — katalog Legacy
- Filosofi Pohon Palma — konsep utama dari buku ini
- Sejarah ASAK · Apa itu ASAK — context historis
- ASAK Values · Visi dan Misi ASAK — frame yang berakar di buku ini
- Inspirasi Film ASAK — pendamping inspiratif (film), saudara konsep