Chandra Khumara
Pak Chandra — di sumber resmi tertulis dua varian ejaan: Chandra Khumara (Buku Pedoman ASAK 2018) dan Chandra Kumara (Daftar Ketua ASAK Paroki xlsx 2026). Salah satu notable person dalam pendirian ASAK generasi awal.
Peran historis
Ketua ke-2 ASAK Paroki Kosambi Baru (St. Matias Rasul) — Dekenat Jakarta Barat II.
Posisinya di garis suksesi:
Adi Suherman → Chandra Kumara → Louis Daniel → Ellijani Djatnika (sekarang, Agst 2024)
Menjabat di periode awal pertumbuhan ASAK Kosambi Baru — antara perintis (Adi Suherman) dan generasi yang membawa paroki ke ketua ke-4 sekarang.
Kontribusi spiritualitas
Termasuk dalam deretan kontributor kutipan satu-baris (testimonial pendek) di lembar pengantar Buku Pedoman ASAK 2018:
“Bahagia, anak ASAK dan keluarganya… Sukacita, pengurus dan Donaturnya… Sungguh ku akui… ASAK selalu di hati.”
— Chandra Khumara
Tiga lapis sukacita yang beliau identifikasi (anak + pengurus + donatur) sealur dengan kerangka Tiga Fase ASAK dan visi “gerakan KASIH yang terus bertumbuh” (Visi dan Misi ASAK).
Mengapa kontributor seperti Pak Chandra penting
Bersama puluhan kontributor satu-baris di Pedoman 2018 (Paulus Saud, Gerhart, Hendra Andreas, Joko Galungan, Yosafat Lukito, Janny Lim, Seno, Ria Ekasari, dll.), kutipan-kutipan ini bukan hiasan — tapi suara komunal yang melengkapi kepemimpinan struktural Pak Yanto & Bu Wiwik. Mereka mewakili pengurus paroki generasi awal yang meyakini ASAK bukan dari sudut pandang founder, tapi dari pengalaman sehari-hari di lapangan.
Lihat juga
- Daftar Ketua ASAK Paroki — posisi Chandra Kumara sebagai Ketua ke-2 Kosambi Baru
- Buku Pedoman ASAK 2018 — sumber kutipan testimoni
- Tim ASAK Paroki — peran Ketua di paroki
- Yanto Wibisono · Wiwik Kriswianti · Seno Hardijanto — pasangan founder + arsitek V1